Ayo Lakukan Hal Ini untuk Mencegah Penyakit Batu Ginjal

ayo lakukan hal ini untuk mencegah penyakit batu ginjal – bisa berlangsung terhadap setiap orang. Namun, batu ginjal yang tidak ditangani dengan baik justru bisa sebabkan rasa nyeri dan komplikasi. Oleh dikarenakan itu, perlu bagi Anda untuk mengetahui apa saja langkah menghindar batu ginjal demi terhindar dari risiko penyakit ini.

Ayo Lakukan Hal Ini untuk Mencegah Penyakit Batu Ginjal

Jika Anda dulu mengalami tanda-tanda batu ginjal, tentu pengalaman rasa sakit yang tak tertahankan tidak bisa dilupakan. Rasa sakit disaat membuang air kecil dikarenakan batu melewati saluran kemih dan muncul dari tubuh kadang terbayang begitu jelas.

Bagi banyak orang, batu ginjal adalah penyakit ginjal yang barangkali tidak hanya berlangsung satu kali. Dilansir dari Harvard Health Publishing, setengah dari pasien batu ginjal ulang punyai keadaan yang sama. Tidak sedikit pula yang mengalami batu ginjal didalam kurun sementara tujuh th. tanpa usaha pencegahan.

Pada dasarnya, langkah menghindar ulang terbentuknya batu ginjal tidaklah sulit. Namun, usaha ini membutuhkan niat dikarenakan diperlukan sementara yang lama dan tidak berhenti di tengah-tengah. Lalu, apa saja pencegahan penyakit batu ginjal yang harus dilakukan?

1. Minum air putih
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih adalah hal paling penting yang bisa Anda laksanakan untuk menghindar batu ginjal. Minum air setidaknya 8 gelas sehari bisa turunkan risiko pembentukan batu ginjal.

Hal selanjutnya dikarenakan asupan air yang tetap tercukupi memudahkan kerja ginjal untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Semakin sedikit Anda minum, makin lama lambat pula sistem pembuangan limbah mineral dan senyawa kimia lainnya. Akibatnya, penumpukan mineral yang bisa membentuk batuan pun bisa terjadi.

Oleh dikarenakan itu, memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya perlu sebagai usaha pencegahan pembentukan batu ginjal.

2. Minum air kelapa
Bosan dengan air putih yang tidak tersedia rasanya dan itu-itu saja? Anda bisa sesekali memberi tambahan perasan air lemon atau menggantinya dengan air kelapa muda sebagai langkah menghindar batu ginjal.

Menurut penelitian dari Panjab University, minum air kelapa untuk kurangi risiko pembentukan batu ginjal tergolong aman. Hal ini dibuktikan dengan memberi tambahan air kelapa kepada tikus percobaan. Kemudian, peneliti dapat menyita contoh urine hewan ini setelah 24 jam kemudian.
Hasilnya, tikus yang diberi minum air kelapa mengalami penurunan jumlah kristal terhadap urine. Bahkan, air kelapa termasuk menunjang menghindar pembentukan mineral didalam jaringan ginjal dan menghindar kristal menempel terhadap saluran kemih.
Walaupun aman untuk menghindar pembentukan batu, mengkonsumsi air kelapa barangkali tidak dianjurkan sebagai penyembuhan batu ginjal. Pasalnya, kandungan kalium dan sodium yang tinggi terhadap air kelapa jadi bisa merusak ginjal kalau dikonsumsi berlebihan.

3. Kurangi asupan garam
Memenuhi kebutuhan cairan sebetulnya penting, tapi hal selanjutnya ternyata tidak cukup disaat tidak diiringi oleh pola makan sehat. Salah satu anjuran makan untuk menghindar batu ginjal adalah diet rendah garam, dengan kata lain kurangi makanan asin.
Terlalu banyak mengkonsumsi garam (natrium) bisa sebabkan pembentukan batu ginjal. Pasalnya, kelebihan natrium di didalam tubuh bisa tingkatkan jumlah kalsium didalam urine.
Orang dewasa kebanyakan harus halangi asupan natrium harian mereka sampai kurang dari 2.300 mg sehari. Ukuran selanjutnya setara dengan satu sendok teh garam dapur yang mengandung 2.325 mg natrium.
Tidak hanya garam dapur, sumber natrium yang barangkali tidak Anda menyadari cukup banyak, yakni saus sambal, kecap, saus tiram, sampai makanan kalengan. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda mengikuti disaat menjalani diet rendah garam.
Baca nilai gizi product yang dapat dikonsumsi untuk memahami jumlah natrium.
Mulai mencatat asupan natrium yang dikonsumsi setiap harinya.
Bertanya tentang kandungan natrium didalam makanan sementara makan di luar.
Hindari makanan olahan dan cepat saji. Sebaiknya matang dari awal.
Cari makanan yang berlabel: bebas natrium/garam atau rendah natrium/garam.
Apabila Anda menjadi kesulitan, tanyakan kepada dokter atau pakar gizi untuk memahami apa saja himbauan makanan rendah natrium. Dengan demikian, Anda barangkali lebih enteng menjalani diet untuk pencegahan penyakit batu ginjal.

4. Batasi asupan protein hewani
Daging dan sumber protein lainnya, layaknya telur dan susu, mengandung purin yang bisa diubah menjadi asam urat di didalam urine. Asam urat adalah keliru satu bahan yang sebabkan batu ginjal.

Oleh dikarenakan itu, kebanyakan mengkonsumsi protein hewani bisa sebabkan pembentukan batu ginjal di sesudah itu hari.
Diet rendah protein menjadi pilihan baik untuk menghindar batu ginjal. Lantas, apa yang harus dilaksanakan agar lebih enteng menjalani pola makan sehat ini?
Tidak mengkonsumsi lebih dari 170 gram per harinya.
Fokus terhadap sayuran dan biji-bijian dan tambahkan satu porsi kecil daging.
Pastikan untuk menimbang makanan untuk memperoleh porsi yang tepat.
Bertanya kepada pakar gizi berkaitan product rendah protein, layaknya kue atau roti.
Sesekali mengganti protein hewani dengan protein nabati, layaknya tahu.

5. Mengurangi makanan tinggi oksalat
Konsumsi makanan dengan kandungan oksalat tinggi bisa tingkatkan jumlah oksalat didalam urine. Apabila hal ini terjadi, oksalat dapat berikatan dengan kalsium dan membentuk kristal yang sebabkan batu ginjal. Hal ini yang sebabkan Anda harus kurangi makanan dengan tinggi oksalat demi menghindar pembentukan batu ginjal.
Beberapa contoh makanan dengan kandungan oksalat tinggi yang barangkali biasa Anda mengkonsumsi pada lain:
kacang tanah,
bayam dan bit,
cokelat,
kiwi,
almond,
produk kedelai, dan
makanan dengan kandungan vitamin C tinggi.

6. Penuhi kebutuhan kalsium secukupnya
Kadar kalsium didalam tubuh yang amat sedikit ternyata bisa menjadi keliru satu penyebab kandungan oksalat meningkat dan sebabkan batu ginjal. Demi menghindar pembentukan batu ginjal terjadi, Anda harus mengkonsumsi kalsium cocok dengan kebutuhan.

Kadar kalsium yang diperlukan setiap orang ternyata berbeda, terkait dengan umur Anda. Idealnya, Anda bisa memperoleh kalsium dari makanan dikarenakan pemakaian suplemen kalsium justru bisa tingkatkan risiko batu ginjal.

Sebagai contoh, pria berusia di atas 50 th. harus memperoleh 1.000 mg kalsium per hari dan 800 sampai 1.000 IU vitamin D. Hal ini mempunyai tujuan agar tubuh lebih cepat menyerap kalsium.

7. Menjaga berat badan
Obesitas atau kelebihan berat badan merupakan keliru satu faktor yang bisa tingkatkan risiko terhadap sakit batu ginjal. Berat badan berlebih bisa sebabkan resistensi insulin dan peningkatan jumlah kalsium didalam urine.
Hal tersebutlah yang sebabkan tubuh bisa membentuk batu kalsium yang sebabkan batu ginjal.
Selain itu, orang yang punyai berat badan berlebih termasuk condong membawa pH urine yang asam. Oleh dikarenakan itu, merawat berat badan menjadi perlu demi menghindar pembentukan batu.
Anda bisa menjadi dengan rutin berolahraga dan merawat pola makan tetap sehat. Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter kalau Anda punyai faktor risiko untuk memahami langkah yang harus dilaksanakan demi pencegahan batu ginjal.
Perawatan
Jika batu ginjal Anda kecil, Anda barangkali bisa membuangnya disaat Anda membuang air kecil. Jika batu ginjal berukuran lebih besar dan tidak bisa dikeluarkan, Anda barangkali berada didalam keadaan yang cukup menyakitkan. Dalam hal ini, dokter bisa memecah batu didalam beberapa cara, agar tubuh bisa menyingkirkannya. Hal ini termasuk:
Shock wave lithotripsy: Menggunakan gelombang kejut yang bisa memecah batu menjadi potongan-potongan kecil. Kemudian, potongan-potongan yang lebih kecil bisa lebih enteng dilewatkan didalam urin. Perawatan ini memakan sementara kurang lebih satu jam dan kebanyakan bisa pulang kurang lebih satu jam kemudian. Perawatan ini tidak melibatkan pemotongan bedah, tapi masih tersedia rasa sakit. Dokter dapat mengkaji pilihan dengan Anda: sedasi, anestesi lokal (Anda diberikan suatu hal untuk mematikan rasa sakit tapi tetap terjaga), anestesi lazim (Anda tidak terjaga sepanjang prosedur).
Ureteroskopi: Prosedur ini memperlakukan batu di ginjal dan ureter. Dokter gunakan “scope” yang tidak tebal dan fleksibel untuk mendapatkan dan menyingkirkan batu. Tidak tersedia luka yang dibikin di kulit Anda. Anda dapat tidur melalui prosedur ini. Dokter Anda dapat memasukkan “scope” ini melalui kandung kemih dan ureter ke didalam ginjal Anda.
Pembedahan: Cara lain dokter menyingkirkan batu ginjal adalah dengan memotong lubang kecil di punggung dan melalui ginjal untuk mengeluarkan batu. Jika prosedur ini dilakukan, Anda bisa tinggal di tempat tinggal sakit sepanjang beberapa hari.