Simbiosis Komensalisme

simbiosis komensalisme – Terdapat lebih dari satu macam-macam simbiosis pada ekosistem, yakni hubungan antar makhluk hidup, di antaranya simbiosis mutualisme, komensalisme dan parasitisme. Dalam artikel ini bakal spesifik dibagikan pengertian dan misal simbiosis komensalisme dalam ekosistem.

Pengertian simbiosis komensalisme adalah sebuah hubungan antara dua makhluk hidup yang menguntungkan salah satu organisme waktu organisme lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan pula. Artinya salah satu makhluk hidup bakal diuntungkan waktu makhluk hidup lain tidak terpengaruh.

Beberapa misal simbiosis komensalisme di antaranya adalah hubungan anggrek dan pohon mangga, ikan remora dan ikan hiu, ikan badut dan anemon laut, tumbuhan siri dan inangnya serta bakteri pembusuk yang terkandung pada usus manusia.

Simbiosis Komensalisme

Di bawah ini bakal dijelaskan tentang simbiosis komensalisme di berbagai ekosistem daratan dan lautan beserta sistem hubungan dan penjelasan lengkapnya.

Anggrek bersama dengan pohon mangga
Anggrek dan mangga saling berinteraksi dan membuahkan simbiosis komensalisme. Tumbuhan anggrek tumbuh dan berkembang bersama dengan menempel pada pohon mangga. Fungsinya adalah agar anggrek memperoleh cahaya matahari, air serta zat-zat untuk melakukan sistem fotosintesis.
Keuntungan bakal didapatkan oleh tumbuhan anggrek seperti mendapat cahaya matahari, air dan menyerap zat anorganik berasal dari kulit batang, waktu pohon mangga tidak dirugikan atau pun diuntungkan berasal dari keberadaan tumbuhan anggrek.

Anggrek bersama dengan pohon randu
Interaksi antara anggrek dan pohon randu serupa bersama dengan hubungan antara anggrek dan pohon mangga. Tanaman anggrek bakal menempel erat pada pohon randu untuk mendapat bahan-bahan fotosintesis, seperti cahaya matahari dan air.
Keuntungan bakal didapatkan oleh tanaman anggrek, waktu pohon randu tidak bakal dirugikan meski tidak diuntungkan termasuk oleh kehadiran anggrek.

Tumbuhan paku bersama dengan tumbuhan jati
Hubungan antara tumbuhan paku dan tumbuhan jati termasuk termasuk salah satu misal simbiosis komensalisme. Tumbuhan paku bakal menempel pada tumbuhan jati. Gunanya adalah agar tumbuhan paku bisa memperoleh cahaya matahari.

Keuntungan bakal didapatkan oleh tumbuhan paku yang mendapat cahaya matahari, waktu tumbuhan jati tidak mendapat pengaruh apapun berasal dari tumbuhan paku tersebut.

Tumbuhan sirih bersama dengan inangnya
Tumbuhan sirih bersama dengan inangnya termasuk dalam simbiosis komensalisme. Biasanya tumbuhan sirih bakal ikuti tanaman inangnya. Hal ini dilaksanakan untuk memperoleh cahaya matahari peranan melakukan sistem fotosintesis tumbuhan.

Tumbuhan sirih bakal mendapat keuntungan bersama dengan cahaya matahari, waktu bagi tumbuhan inangnya tidak bakal dirugikan meski termasuk tidak diuntungkan pula.

Tanaman paku tanduk rusa bersama dengan inangnya
Tanaman paku tanduk rusa dan inangnya termasuk misal simbiosis komensalisme. Biasanya tanaman paku tanduk rusa menempel erat pada pohon inangnya. Tujuannya untuk memperoleh cahaya matahari serta bahan lain seperti air untuk sistem fotosintesis.

Paku tanduk rusa tentu bakal mendapat keuntungan gara-gara mendapat bahan-bahan fotosintesis, tetapi tumbuhan inangnya termasuk tidak dirugikan meski termasuk tidak diuntungkan.

Ikan remora bersama dengan ikan hiu
Salah satu misal simbiosis komensalisme yang tenar adalah hubungan antara ikan remora dan ikan hiu. Ikan kecil remora umumnya berenang berdekatan bersama dengan ikan hiu. Tujuannya adalah memperoleh sisa-sisa makanan serta untuk perlindungan berasal dari pemangsanya.

Ikan remora bakal mendapat keuntungan tersebut, waktu ikan hiu tidak bakal terbujuk oleh kehadiran ikan remora di dekatnya.

Ikan remora bersama dengan ikan pari
Interaksi antara ikan remora dan ikan pari hampir serupa bersama dengan hubungan antara ikan remora dan ikan hiu. Ikan remora menempel pada ikan pari bersama dengan pakai sirip punggung yang berubah menjadi pengisap. Jika ikan pari memperoleh makanan, maka ikan remora termasuk bakal memperoleh sisa-sisa makanan yang menempel.

Keuntungan bakal didapat oleh ikan remora bersama dengan memperoleh sisa-sisa makanan, waktu ikan pari tidak terganggu oleh kehadiran ikan remora tersebut.

Udang bersama dengan timun laut
Hubungan antara udang dan mentimun laut termasuk merupakan salah satu berasal dari misal simbiosis komensalisme yang ada di lautan. Udang umumnya menunggangi mentimun laut. Tujuannya untuk memperoleh sisa-sisa makanan berasal dari timun laut.

Keuntungan bakal didapatkan oleh udang berwujud sisa-sisa makanan, waktu mentimun laut tidak bakal mendapat keuntungan maupun kerugian pula.

Ikan badut bersama dengan anemon laut
Contoh simbiosis komensalisme termasuk bisa ditemui pada hubungan antara ikan badut dan anemon laut. Ikan badut yang hidup di antara tentakel anemon laut bakal terlindung berasal dari pemangsanya. Anemon mengeluarkan zat racun yang bisa melukai ikan-ikan lain di sekitarnya, tetapi ikan badut tidak terbujuk gara-gara kulitnya mengeluarkan lendir pelindung.

Keuntungan bakal didapat oleh ikan badut yang terlindungi berasal dari pemangsa, waktu anemon laut tidak diuntungkan dan tidak dirugikan pula.
Ikan pilot bersama dengan penyu
Ikan pilot dan penyu termasuk membentuk sebuah hubungan yang menguntungkan salah satu pihak dan netral pada pihak lain. Biasanya ikan pilot hidup di kurang lebih penyu untuk memperoleh sisa-sisa makanan dan memakan parasit yang ada pada penyu.

Tentu keuntungan didapatkan oleh ikan pilot berwujud sisa-sisa makanan, waktu bagi penyu kehadiran ikan pilot tidak berpengaruh.

Ikan goby bersama dengan bulu babi
Interaksi antara ikan goby dan bulu babi termasuk termasuk simbiosis komensalisme. Ikan goby bersembunyi di antara celah-celah berasal dari bulu babi yang beracun. Fungsinya untuk memelihara tubuh ikan goby yang berukuran kecil berasal dari serangan pemangsanya.

Ikan goby bakal mendapat keuntungan terlindungi berasal dari pemansanya, waktu bulu babi yang ditumpangi tidak mendapat pengaruh baik keuntungan atau kerugian.

Cacing pipih dan kepiting
Hubungan antara cacing pipih dan kepiting merupakan salah satu simbiosis komensalisme yang bisa ditemui di ekosistem air. Cacing pipih bakal menempel pada kepiting bersama dengan obyek untuk memperoleh sisa-sisa makanan pada kepiting.

Cacing pipih tentu bakal memperoleh keuntungan bersama dengan memperoleh makanan, waktu kepiting tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

Katak dan pepohonan
Salah satu misal simbiosis komensalisme yang sederhana adalah hubungan antara katak dan pepohonan. Katak pakai daun dan bagian-bagian pohon lain sebagai daerah berteduh dan berlindung waktu sedang turun hujan atau badai.

Keuntungan bakal didapatkan oleh katak yang mendapat daerah berteduh, waktu pohon tersebut tidak bakal terbujuk serupa sekali.

Serigala emas dan harimau
Interaksi simbiosis komensalisme termasuk bisa berlangsung antara dua hewan karnivora yakni harimau dan serigala emas yang dikenal sebagai canis atau golden jackals. Serigala emas yang udah terpisah berasal dari kawanannya bakal ikuti harimau berasal dari belakang agar bisa memangsa sisa-sisa mangsa harimau.

Serigala emas bakal mendapat keuntungan berwujud sisa-sisa mangsa untuk dimakan, waktu harimau tidak terbujuk gara-gara porsi makannya udah selesai.

Burung kuntul dan hewan ternak
Salah satu misal simbiosis komensalisme di darat adalah hubungan antara burung kuntul pemakan serangga dan hewan ternak. Adanya gerombolan hewan ternak bakal turut menggerakkan para serangga. Burung kuntul sesudah itu bisa memangsa serangga-serangga tersebut.

Keuntungan didapatkan oleh burung kuntul bersama dengan memperoleh mangsanya, waktu hewan ternak tidak bakal terbujuk serupa sekali.

Puffin dan kelinci
Puffin atlantik sejenis burung laut mempunyai hubungan simbiosis komensalisme bersama dengan kelinci. Umumnya puffin bakal pakai liang lubang galian yang udah dibuat oleh kelinci. Puffin atlantik bakal menggunakannya sebagai daerah istirahat.

Puffin mendapat keuntungan gara-gara memperoleh daerah istirahat, waktu kelinci tidak dirugikan dan tidak diuntungkan pula.

Kalajengking tanpa sengat dan kumbang besar
Pseudoscorpions atau kalajengking tanpa sengat mempunyai hubungan komensalisme bersama dengan kumbang besar. Biasanya kalajengking tanpa sengat bakal berlindung di balik sayap kumbang besar. Hal ini digunakan sebagai bentuk proteksi pada pemangsanya.

Keuntungan didapatkan oleh kalajengking tanpa sengat, waktu kumbang besar tidak terbujuk oleh kehadiran kalanjengking tanpa sengat tersebut.

Rayap bersama dengan protozoa berflagella
Rayap dan protozoa berflagella menjadi misal hubungan komensalisme berikutnya. Protoza berflagella hidup di dalam saluran pencernaan rayap dan mencerna selulosa berasal dari kayu untuk sesudah itu menjadi molekul-molekul karbohidrat yang lebih sederhana agar bisa dicerna.

Protoza berflagella bakal mendapat keuntungan berasal dari hubungan tersebut gara-gara bisa berlindung di dalam tubuh rayap, waktu rayap tidak bakal terbujuk apapun.

Rhizobium sp bersama dengan kacang-kacangan
Satu ulang misal simbiosis komensalisme yakni hubungan antara bakteri rhizobium sp bersama dengan kacang-kacangan. Bakteri rhizobium sp bakal hidup pada sel akar berasal dari tanaman kacang-kacangan dan membentuk bintik-bintik kecil di akar tersebut.

Bakteri rhizobium sp bakal mendapat keuntungan gara-gara bintik-bintik pada akar tersebut merupakan langkah yang digunakan bakteri untuk memperoleh makanan dan nitrogen, waktu tanaman kacang-kacangan tidak mendapat pengaruh apapun.

Bakteri pembusuk pada usus manusia
Contoh simbiosis komensalisme termasuk bisa diamati di dalam tubuh manusia, yakni pada bakteri pembusuk yang ada pada usus manusia. Bakteri pembusuk hidup pada usus besar manusia dan menyerap zat-zat makanan yang udah tidak dicerna oleh tubuh manusia.
Keuntungan bakal didapatkan oleh bakteri gara-gara mendapat serapan zat-zat makanan yang udah tidak dicerna, waktu manusia tidak memperoleh pengaruh apapun, baik keuntungan atau kerugian.